Beragama bukan sekadar mengikuti, tetapi memahami dan meyakini berdasarkan dalil. Dalam dunia Islam, muncul istilah taqlid—sebuah sikap mengikuti pendapat ulama tanpa mengetahui dalilnya. Apakah itu dibenarkan? Sampai sejauh mana diperbolehkan? Apakah semua orang harus jadi mujtahid? Di tengah arus informasi agama yang berlimpah—dari media sosial, YouTube, hingga ustadz populer—pemuda Muslim perlu bersikap cerdas dan kritis, namun tetap tunduk kepada dalil, …
Read More »Yearly Archives: 2015
Bid’ah: Penyimpangan Halus yang Menggerogoti Kemurnian Islam
Di tengah semangat beragama yang tinggi, sebagian orang justru terjebak dalam bentuk-bentuk ibadah yang tidak diajarkan Rasulullah ﷺ. Mereka melakukannya dengan niat baik, tetapi tanpa dasar dari wahyu. Inilah yang dalam istilah syar’i disebut dengan bid’ah—dan ini termasuk bahaya besar dalam agama. “Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah Kitabullah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad ﷺ. Dan seburuk-buruk perkara adalah yang diada-adakan …
Read More »Mengapa Harus Berpegang pada Al-Qur’an dan Sunnah?
Di tengah arus pemikiran yang deras dan zaman yang cepat berubah, banyak pemuda Muslim merasa bingung: mana yang benar, mana yang salah. Apakah semua pendapat harus diterima? Apakah semua tradisi layak dijalani? Dalam kekacauan semacam ini, Islam memberikan kompas yang pasti: kembali kepada Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah ﷺ. Allah Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, taatlah kepada Allah dan taatlah …
Read More »Beriman kepada Takdir: Menyatukan Antara Usaha dan Tawakal
Setiap manusia menginginkan kesuksesan, kebahagiaan, dan pencapaian. Tapi tidak semua yang diharapkan terjadi. Ada yang gagal kuliah, gagal menikah, jatuh sakit, tertimpa musibah. Di sinilah iman kepada takdir menjadi fondasi keimanan yang mengokohkan jiwa dan menenangkan hati. Iman kepada takdir adalah rukun iman keenam. Iman ini bukan sekadar pasrah, tapi pemahaman mendalam bahwa segala sesuatu terjadi dengan ilmu, kehendak, dan …
Read More »Iman kepada Hari Akhir: Menjadikan Kematian Sebagai Titik Awal, Bukan Akhir
Kebanyakan orang menganggap bahwa kematian adalah akhir dari segalanya, padahal bagi seorang Muslim, kematian justru adalah awal dari perjalanan panjang menuju kehidupan yang kekal: akhirat. Dunia hanyalah ladang ujian, dan kehidupan sesungguhnya dimulai setelah ruh berpisah dari jasad. Iman kepada hari akhir adalah rukun iman kelima, yang wajib diyakini secara pasti oleh setiap Muslim, sebagai bagian penting dari aqidah Islam. …
Read More »Beriman kepada Para Rasul: Meneladani Pahlawan Sejati Sepanjang Zaman
Di era digital yang sarat tokoh idola, selebritas, dan influencer, pemuda Muslim harus bertanya: Siapa tokoh panutan kita yang sebenarnya? Dalam Islam, jawaban itu jelas: para rasul Allah. Mereka adalah manusia pilihan yang Allah utus untuk menyampaikan risalah-Nya, memperbaiki umat, dan memberi contoh nyata dalam ketaatan. Beriman kepada para rasul adalah rukun iman keempat, dan tidak sah iman seseorang tanpa …
Read More »Beriman kepada Kitab-Kitab Allah: Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Kompas Hidup
Di tengah derasnya arus informasi, media sosial, dan opini publik yang membentuk pola pikir generasi muda, muncul pertanyaan mendasar: Siapa yang kita jadikan pedoman hidup? Apakah trend? Tokoh influencer? Ataukah wahyu Allah yang diturunkan kepada Rasul-Nya? Beriman kepada kitab-kitab Allah adalah rukun iman ketiga. Ia bukan hanya kepercayaan terhadap keberadaan mushaf, tetapi komitmen batin dan amaliah untuk menjadikan wahyu sebagai …
Read More »Mengenal Para Malaikat: Makhluk Gaib yang Membangun Kesadaran Rabbani
Iman kepada malaikat adalah rukun iman kedua. Meski sering hanya disebut di pelajaran agama, keberadaan dan aktivitas malaikat sesungguhnya sangat dekat dengan hidup kita: sejak ditiupkan ruh dalam janin hingga nyawa dicabut, dari mencatat amal hingga mendoakan orang beriman. Namun banyak pemuda tidak menyadari bahwa keimanan kepada malaikat menanamkan kedisiplinan, ketundukan, dan rasa diawasi (muraqabah) dalam hidup mereka. Maka penting …
Read More »Iman kepada Allah: Fondasi Keimanan Seorang Muslim
Setiap Muslim mengucapkan dalam syahadatnya: “Lā ilāha illallāh.” Dan setiap Muslim juga meyakini dalam hatinya bahwa ia beriman kepada Allah. Namun, tidak semua memahami apa makna iman kepada Allah secara utuh. Iman kepada Allah bukan sekadar percaya bahwa Allah itu ada. Bahkan orang musyrik zaman dahulu pun mengakui keberadaan Allah: “Dan jika kamu bertanya kepada mereka, ‘Siapakah yang menciptakan langit …
Read More »Rukun Iman: Pilar Keimanan Sejati Seorang Muslim
Iman adalah fondasi utama dalam kehidupan seorang Muslim. Ia bukan sekadar ucapan lisan atau perasaan dalam hati, melainkan keyakinan yang kokoh yang menuntun cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Tanpa iman, hidup seorang Muslim akan goyah, kehilangan arah, dan mudah larut dalam arus kebingungan zaman. Dalam hadits Jibril yang masyhur, Rasulullah ﷺ menjelaskan definisi iman sebagai berikut: “(Iman adalah) engkau beriman …
Read More »
MERENAH merajut ukhuwah menebar dakwah
